"Dari satu pohon pasti ada satu buahnya yang busuk". Mungkin kita pernah mendengar ungkapan itu. Tidak heran, bila dalam satu keluarga kita sering menemukan salah seorang anak yang bandel, pembangkang dan sepertinya tidak punya masa depan cerah. Tetapi, benarkah kita harus memercayai hal seperti ini pasti terjadi dalam sebuah keluarga? Benarkah selalu ada buah busuk di dalam keluarga?
Mari simak cerita berikut ini :
Jordan adalah anak ke 3 dari 4 bersaudara, dalam keluarga yang takut akan Tuhan. Waktu masih duduk di bangku SD, ia sudah menunjukkan jiwa kepemimpinan hingga beberapa tahun diangkat menjadi ketua kelas. Namun saat menginjak remaja, ia memperlihatkan tingkah laku yang tak terkontrol. Jordan tumbuh menjadi anak pemberontak dan suka berkelahi. Kenakalannya membuat orang tuanya pusing.
Hingga akhirnya ia tidak menyelesaikan pendidikannya di SMU. Ia menjadi pecandu narkoba, hidup tidak kudus dan diburu pihak yang berwajib. Saking kesalnya, sang ayah sampai menganggap Jordan sebagai buah busuk dalam keluarga. Tetapi, ibu dan saudara-saudaranya tak henti berdoa untuk Jordan. Mereka terus bergumul di dalam doa dan puasa.
Usaha yang dilakukan belasan tahun itu seolah sia-sia. Jordan bahkan tidak dapat menghadiri acara pemakaman ayahnya karena dia sedang dicari oleh pihak yang berwajib. Dia bersembunyi entah dimana. Pada masa itu, kehancuran yang tersimpan jauh di lubuk hati Jordan meluap. Ia menangis menyesali perbuatannya.
Pada saat yang tak terduga, Jordan berkenalan dengan seorang wanita yang cinta Tuhan dan mereka menikah. Belahan jiwa yang Tuhan sediakan bagi Jordan merupakan jawaban doa dari keluarganya. Isterinya membawa Jordan lebih dekat kepada Tuhan.
Setelah menikah kehidupan Jordan mulai menunjukkan buah yang manis. Orang yang melihat perubahan hidupnya menjadi mengerti betapa dahsyatnya Tuhan. Mereka juga mengagumi iman keluarga Jordan yang tak putus berdoa. Jordan bukan buah busuk karena Tuhan tidak pernah merancang seseorang menjadi buah busuk.
Siapapun kamu, yang oleh dunia atau orang diberi label sebagai buah busuk atau tak punya masa depan, mengertilah bahwa vonis itu sama sekali tidak benar. Sejak semula Tuhan merancangkan masa depan yang indah dan penuh harapan bagi kamu, karena kamu diciptakanNya secara dahsyat dan ajaib.
Hampiri Tuhan dengan sungguh hati dan tanyakan tujuan penciptaan kamu, Dia pasti memberitahumu dan menuntunmu agar berhasil mencapai tujuan itu.
Note :
JIKA KITA MENCARI TUHAN DENGAN SUNGGUH HATI, MAKA DIA AKAN MENGUBAH KITA MENJADI BUAH YANG MANIS. SEBAB TAK ADA BUAH BUSUK DI MATA TUHAN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar