Siapa yang tidak kenal Chris John? Ketenarannya sebagai juara dunia tinju kelas bulu versi WBA itu tersiar hingga ke seluruh dunia. Ia juga dianugerahi predikat Super Champion atau Juara Super berkat prestasinya mempertahankan gelar juara dunia sepuluh kali berturut-turut, tanpa terkalahkan. Tetapi, siapakah dia 10 tahun yang lalu? Siapa yang mengira bahwa baru belakangan ini Chris menekuni dunia tinju, setelah sebelumnya ia menggeluti wushu, yaitu beladiri sejenis kungfu.
Di cabang wushu, Chris menjadi juara nasional dan Asia Tenggara. Sepertinya, tak ada lagi yang perlu ia kejar. Karena hadiah uang dan gelar juara sudah diraihnya. Namun, Chris bukan tipe orang yang cepat puas. Sadar bahwa olahraga tinju lebih menjanjikan kesejahteraan dan peluang untuk mendunia serta sebenarnya ia punya bakat di sana. Maka, Chris banting setir ke tinju. Ia memperlebar kapasitasnya dengan berlatih tinju dan tidak merasa cukup hanya dengan menjadi juara wushu.
Perlebar artinya tarik paksa ke batas maksimal. Banyak orang cepat puas setelah mencapai satu keberhasilan. Mereka tidak mengerti definisi hidup sukses adalah melompat dari satu keberhasilan kepada keberhasilan lainnya. Dengan berusaha sedikit lagi, keberhasilan yang jauh lebih besar bisa saja dimiliki. Andai Chris John tidak memperlebar kapasitasnya, mungkin hingga sekarang bangsa ini tidak punya seorang juara tinju kelas dunia.
Perjalanan mencapai kemaksimalan hidup bagai orang yang sedang mengolah adonan martabak telur. Sebuah gumpalan adonan yang kecil dipukul menjadi pipih dan ditarik paksa sampai menjadi lebar. Orang yang cepat puas tidak pernah tahu bahwa sebenarnya ia bisa saja mempunyai kapasitas hidup yang lebih besar dari kehidupannya saat ini.
NOTE :
PERLEBAR KAPASITAS HIDUPMU, MAKA KAMU AKAN MENCAPAI KEMAKSIMALAN HIDUP
Tidak ada komentar:
Posting Komentar