Aku tahu ada jarak membentang di antara kita. Bukan jarak yang kita lukis. Tetapi, tangan Sang Khalik telah meletakkan kita di tempat yang berbeda dengan jangka waktu yang berpaut jauh. Walau akhirnya kita dipertemukan di kotak semu. Tetap saja jarak itu terasa panjang dan berliku bagi kita.
Kamu yang setenang danau khayangan. Aku yang selincah peri dalam dongeng Peter Pan kerap dibungkam resah. Mungkinkah kita rengkuh jarak itu bersama-sama? Mungkinkah kisah kita akan seindah pelangi sehabis hujan? Tapi, aku takkan mungkin melupakan kata-katamu :
"Jika pertemuan kita adalah takdir, jika kesamaan kita adalah takdir, semoga ada takdir-takdir berikutnya. Apa yang terjadi, terjadilah...."
Aku berharap, takdir itu selalu berpihak kepada kita....Selalu....
Amien...
BalasHapus