Minggu, 01 Agustus 2010

Pengharapan = Obat Kuat

Di hari Minggu yang cerah, Anita sedang mengendarai motornya dengan kecepatan sedang, ketika matanya menemukan pemandangan yang sebelumnya tak pernah ia lihat. Seorang pengamen dengan keranya. Anita pun menghentikan motornya. Memarkirnya dekat sebatang pohon besar dan bersama para penonton lainnya, dia mulai memerhatikan sang pengamen dan keranya.

Sang pengamen berpakaian biasa saja. Tetapi keranya didandani sedemikian rupa. Di dekat mereka terdapat peralatan-peralatan kecil, seperti sepeda mainan dan payung ukuran mini yang biasanya digunakan si kera untuk bergaya sesuai perintah tuannya. Sementara si pengamen memukul-mukul gendangnya, si kera berjalan kian kemari. Beberapa orang pun memberikan sejumlah uang receh kepada si pengamen. Kadang ada juga pengendara motor lainnya yang berhenti sejenak untuk memberikan receh.

Ada juga seorang gadis kecil yang memberikan pisang dari jendela mobilnya kepada si kera. Melihat hal ini, si pengamen hanya melongo. Bahkan, beberapa orang hanya lewat, menonton dan melontarkan senyum saja. Namun semangat si pengamen tak jua berkurang. Dia tetap memukul gendangnya sepenuh tenaga.

Ketika Anita berdiri di depannya, ia pun bertanya kepada si pengamen.

"Mas, nyari duitnya kok di sini. Apa bisa dapat uang banyak?"

"Yah, di sini pun saya berharap banyak yang ngasih." Jawabnya singkat.

Jawaban itu membuat Anita tertegun. Tampak jelas, ada pengharapan di dalam jawaban sang pengamen. Bekerja dengan pengharapan memang akan membuat kita tekun. Kita didorong untuk memberikan yang terbaik. Juga, hal itu akan menolong kita untuk setia kepada perusahaan atau profesi yang kita tekuni.

NOTE :
PENGHARAPAN ADALAH OBAT KUAT BAGI MEREKA YANG MENGALAMI KELETIHAN DI DALAM BEKERJA.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar