Jumat, 19 November 2010

DIAMKU UNTUKMU

Senyum yang dia suguhkan. Dengan satu tanda tanya yang dia ulurkan. Membukam dalam diam. Apakah diam itu berarti "IYA"...?
Ah.., diam bukan berarti menjawab "IYA".

Namun karena mulut saat itu tak bersuara. Karena pertanyaannya membuat harus membenamkan muka. Belum menjawab "IYA".

Please..., jangan terburu buru. Berikan waktu, Untuk bermusyawarah dengan Sang Maha Tahu. Agar keputusan tak membuat senyum yang mekar itu layu...!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar