Seperti indahnya kedipan senja. Layaknya telaga kautsar yang menyejukan jiwa, aku untaikan kata, untukmu kekasih yang lembut hatinya
Jejak yang telah kau tingalkan, terukir dengan ketulusan, syair menjadi jamuan untuk kita bermesra dalam persembunyian dibalik dinding aku ulas senyuman
Bukan untuk mencibir, karena engkau hadir, menjadi pelipur getir, diantara syair dalam dzikir yang terus mengalir
Kuncup melati yang mekar, bersanding dengan senyum mawar mengokohkan keindahan pagar, didepan rumah yang berdiri tegar
Lihatlah gerimis senja telah berganti, dengan lekungan pelangi, warnanya sisipkan kata indah nan suci, untukmu pujaan yang mendamaikan hati, yang sekarang dengan setia menemani
Semoga aura kebersaan ini akan terus indah dan mewangi, hingga kita bertemu dalam ikatan yang di ridhoi Illahi.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar