Tak pernah bosan dalam fitrah Mu
pada siang pada malam
Berualang kali Kau datang menyapa
lewat senandung-senandung merdu
dalam gema kebesaranMu
Kau tawarkan tentang taman firdaus
aku masih saja diam
Sedang mulutku serasa gagu
Dalam mengucap kalimahMu
Dimana Engkau sebenarnya
di hatikukah atau di bibirku?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar